Laskar pelangi

mmmmm…. Film Laskar Pelangi yang sudah lama aku tunggu-tunggu akhirnya turun juga, nggak salah aku sampe lari-lari buat mendapatkan tiket nonton di hari pertama pemutaran film ini…

memang bagus film ini memang nggak 100% seperti di Novel paling nggak sudah 80% sama dengan novel

bahkan kemaren di ajang movie award film laskar pelangi menjadi juaranya, bahkan di festival film di Jerman laskar pelangi mendapat sambutan yang begitu menakjubkan

sayangnya di festival film asia pasific laskar pelangi tidak menang, tapi cukup baguslah sudah mewakili indonesia di ajang film bergengsi

sebuah film yang diangkat dari novel yang fenomenal “Laskar pelangi” Karya Andrea Hirata
yang menceritakan kehidupan anak-anak miskin di pulau belitong yang kaya akan timah, bagaimana perjuangan dan kreativitas mereka untuk mendapatkan pendidikan
bahkan mereka rela menempuh jarak 80km dengan naek sepeda dan harus was-was bila bertemu dengan buaya.. demi bisa belajar ato cuma menyanyikan lagu “padamu negeri” di akhir jam sekolah….

bagaimana perjuangan mereka untuk meraih mimpi-mimpi mereka, salah satunya mimpi sekolah setinggi-tinggi nya sampe ke luar negeri untuk mengangkat harkat orang tuanya..

kata-kata arai yang paling mengena “bermimpilah karena tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu”
sama kata-kata dari salah satu anggota mereka “kita memang miskin dan nggak punya apa-apa namun kita punya mimpi dan semangat, tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu”

hebat banget film itu.. sekarang lagi menunggu “sang pemimpi” semoga lebih bagus dari yang pertama…

sukses terus buat andrea hirata… terimakasih novel “laskar pelangi” telah ngasih pelajaran buat selalu bersyukur, berusaha, terus bermimpi dan tetap semangat untuk meraih mimpi-mimpi itu….

Published in: on Juni 5, 2009 at 8:36 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Film AAC (ayat-ayat cinta)

Kemaren liat film Ayat-ayat cinta (AAC) hasil besutan sutradara muda indonesia Hanung Bramantyo…..

tapi sayang ternyata jauuhhh… banget dari apa yang telah aku bayangkan baik dari segi cerita maupun dari visualisasinya, pertama aku mikirnya film AAC dengan kualitas mendekati film Harry Potter yang nota bene juga diambil dari novel dengan judul yang sama

dari segi visualisasi : pertama liat udah heran dengan alur yang kesannya meloncat-loncat, settingnya banyak di dalam ruang, karakternya kurang mengena dan kurang menjiwai

dari segi cerita (ini yang paling banyak) sampe aku berfikir ini sutradaranya udah selesai belum ya baca novelnya?? :

  1. banyak tokoh penting di novel yang di hilangkan (misalnya: bapak dan adiknya maria yang mempunyai andil besar dalam cerita, sepupu ustaz nya fahri yang bekerja di badan intelejen yang lumayan punya andil dalam pencarian ortu naura dan dalam kasus nya fahri)
  2. banyak hal-hal yang”menyentuh”yang di hilangkan (misalnya : saat fahri sakit dan di fonis harus operasi karena ada gumpalan di otaknya namun mukzizat allah datang lewat ustaz nya fahri, penggalan surat dari nurul atau pun noura, aisya yang nyaris diperkosa oleh polisi mesir karena di kira orang indonesia yang gampang di lecehkan, pihak KBRI yang tidak banyak membantu kasusnya fahri di karenakan lemahnya diplomasi indonesia)
  3. cerita nya diperpanjang seperti sinetron-sinetron indonesia yang ratingnya lagi naek, mungkin ini di pengaruhi nama punjabi
  4. ceritanya lebih menonjolkan tentang romantic dan ke glamoran (standart sinetron indonesia)

kadang menyesal juga apa yang di sampaikan di novel dengan di film tidak sama

semoga aja film laskar pelangi lebih bagus lagi dan semoga andrea hirata si penulis novel ikut serta dalam proses pembuatan film, ya… mungkin bisa menyamai film goodfather yang melegenda itu

Published in: on Maret 25, 2008 at 7:31 am  Komentar (1)  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.