
Meryamah Karpov
1. Judul dan isi novel secara keseluruhan tidak berkaitan dimana sampai lembar terakhir sosok Maryamah Karpov tidak diulas secara proporsional bahkan nyaris tidak ada. Saya kok menangkap kesan ada perubahan “skenario” dari ide awal dibandingkan pada waktu proses penulisan.
2. Cerita fiksi yang diangkat sepertinya kok ya terlalu berlebihan. Saya memahami bahwa Andrea ingin menunjukkan dan menyemangati pembacanya bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan serta dicapai selama ada kemauan, tapi tetap saja pilihan membuat kapal menurut saya agak kurang logis. Saya bisa mengerti jika ada pembaca lain yang berkomentar bahwa “feel” yang muncul ketika membaca Maryamah Karpov adalah hampir sama ketika membaca Harry Porter yang full fiction.
3. Puzzle yang ingin dia rangkai ke dalam empat novel berakhir tidak sempurna. Sebagai contoh; cerita tentang pertemuan dengan Aling terkesan dipaksakan. Belum lagi cerita tentang Aling yang sangat sedikit padahal dalam tiga novel sebelumnya Aling merupakan tokoh yang sangat penting dan selalu menjadi penyemangat hidupnya. Begitu juga cerita tentang Arai yang tampaknya “menggantung”. Sekali lagi puzzle-nya jadi kurang terbentuk.
Namun demikian… terlepas dari kekurangan tersebut, Andrea Hirata tetaplah seorang penulis yang handal. Dia tetap mutiara dan asset yang berharga bagi khasanah sastra Indonesia. Pemilihan kata-katanya bernuansa magis sehingga rangkaian kalimatnya menjadi begitu indah. Usaha dia untuk mengangkat dan memperkenalkan budaya melayu juga sangat patut dihargai. Hal lain yang menjadi ciri khas Andrea dan selalu saya nantikan adalah gaya kocaknya yang tak terduga yang selalu hadir di dalam setiap novelnya.
Terakhir, berkaitan dengan judul Maryamah Karpov… tahukah anda bahwa nama ini terinspirasi dari seorang mantan juara dunia catur. Nama lengkapnya Anatoly Yevgenyevich Karpov. Dia lahir 23 Mei 1951 di Zlatoust dan belajar main catur pada usia 4 tahun. Pada usia 11 tahun ia telah menjadi kandidat Master dan pada usia 12 diterima oleh sekolah catur Mikhail Botvinnik. Ironisnya, Botvinnik mengatakan bahwa Karpov tidak memiliki bakat catur dan tidak akan berhasil dalam profesi ini. Pada tahun 1966 Karpov menjadi Master Nasional Uni Soviet pada usia 15 tahun. Beberapa bulan kemudia ia memenangkan kejuaraan catur internasional untuk pertama kali di Trinec. Sampai Juli 2005 ia telah memenangkan 161 kejuaraan catur. Dari 1978 sampai 1998 ia mengikuti setiap piala dunia FIDE. Rekornya adalah 1.118 menang, 287 kalah, dan 1.480 remis dalam 3.163 pertandingan. Elo rating tertingginya adalah 2780.